Google

Tak Ada Istilah Terlalu Tua untuk Seks

Jakarta Jangan pernah merasa tua untuk berhubungan seks. Karena menurut penelitian hubungan seks masih bisa dinikmati hingga umur mencapai 70 tahun.

Sebuah penelitian dilakukan di Swedia terhadap pasangan yang berumur 70 tahun dalam 3 generasi. Yaitu pasangan yang berusia 70 tahun pada tahun 1971, 1976, 1992, dan 2001.
Hasilnya semakin lama semakin banyak pasangan yang berusia 70 tahun melakukan hubungan seks. Pada generasi 2001, 68 persen pasangan melakukan hubungan seks. Sedangkan pada generasi-generasi sebelumnya hanya 38 persen dan 52 persen.

Menurut Dr. Petra Boynton, psikolog dari Universitas College London, yang dikutip detikhot dari BBC News, Jumat (11/7/2008), perubahan aktivitas seksual dari beberapa generasi itu karena pandangan mengenai seks yang memang berbeda. Pandangan mengenai seks dan perilaku seks generasi yang terbaru otomatis lebih bebas dari generasi sebelumnya.

Selain itu tingkat gizi dan kesehatan pasangan dari generasi terbaru pun biasanya lebih baik daripada generasi sebelumnya. Oleh karena itu fisik pasangan berumur 70 tahun di generasi yang baru pun lebih baik, dan hal tersebut mempengaruhi aktivitas seksual mereka.

Yang lebih mengejutkan, pasangan-pasangan manula itu mengaku, tak hanya seks yang mereka lakukan. Mereka juga mendapatkan kepuasan saat melakukan hubungan dengan pasangannya.

Jadi umur tak menjadi halangan untuk memupuk rasa cinta Anda terhadap pasangan. Karena tak ada istilah terlalu tua untuk seks!
Amelia Ayu Kinanti - detikhot

Read more...

Awas! Kacang Kedelai Kurangi Jumlah Sperma

Amelia Ayu Kinanti - detikhot
Jakarta Kacang kedelai merupakan salah satu sumber protein bagi tubuh. Namun sebuah penelitian menunjukan, konsumsi kacang kedelai dapat akibatkan jumlah sperma berkurang.


Adalah Dr Jorge Chavarro dari departemen nutrisi Universitas Harvard yang melakukan penelitian. ia mengambil data dari 99 pria yang menkonsumsi jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai.

Makanan tersebut termasuk tofu, tempe, susu kacang kedelai, ice cream, snack bar, kacang goreng. Dikutip detikhot dari health24, Jumat (25/7/2008), hasil penelitian itu cukup mengejutkan.

Jorge menemukan bahwa pria-pria yang mengkonsumsi makanan dari kacang kedelai lebih banyak memiliki jumlah sperma yang sedikit atu rata-rata 41 juta per mililiter semen.. Sedangkan pria yang tak mengkonsumsi banyak kacang kedelai memiliki jumlah sperma normal, yaitu rata-rata 80 juta sampai 120 juta per mililiter semen.

Menurut Jorge, hal itu disebabkan karena kandungan isoflavons yang terdapat di kacang kedelai. Zat tersebut dapat merangsang munculnya hormon oestrogen yang mengakibatkan jumlah sperma menjadi sedikit.

Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini, bahwa pada pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, resiko diatas menjadi lebih besar. Karena pada dasarnya pria gemuk di tubuhnya memiliki lebih banyak hormon oestrogen.

Read more...
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

  © Blogger templates Inspiration by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP