Google

Tak Ada Istilah Terlalu Tua untuk Seks

Jakarta Jangan pernah merasa tua untuk berhubungan seks. Karena menurut penelitian hubungan seks masih bisa dinikmati hingga umur mencapai 70 tahun.

Sebuah penelitian dilakukan di Swedia terhadap pasangan yang berumur 70 tahun dalam 3 generasi. Yaitu pasangan yang berusia 70 tahun pada tahun 1971, 1976, 1992, dan 2001.
Hasilnya semakin lama semakin banyak pasangan yang berusia 70 tahun melakukan hubungan seks. Pada generasi 2001, 68 persen pasangan melakukan hubungan seks. Sedangkan pada generasi-generasi sebelumnya hanya 38 persen dan 52 persen.

Menurut Dr. Petra Boynton, psikolog dari Universitas College London, yang dikutip detikhot dari BBC News, Jumat (11/7/2008), perubahan aktivitas seksual dari beberapa generasi itu karena pandangan mengenai seks yang memang berbeda. Pandangan mengenai seks dan perilaku seks generasi yang terbaru otomatis lebih bebas dari generasi sebelumnya.

Selain itu tingkat gizi dan kesehatan pasangan dari generasi terbaru pun biasanya lebih baik daripada generasi sebelumnya. Oleh karena itu fisik pasangan berumur 70 tahun di generasi yang baru pun lebih baik, dan hal tersebut mempengaruhi aktivitas seksual mereka.

Yang lebih mengejutkan, pasangan-pasangan manula itu mengaku, tak hanya seks yang mereka lakukan. Mereka juga mendapatkan kepuasan saat melakukan hubungan dengan pasangannya.

Jadi umur tak menjadi halangan untuk memupuk rasa cinta Anda terhadap pasangan. Karena tak ada istilah terlalu tua untuk seks!
Amelia Ayu Kinanti - detikhot

Read more...

Awas! Kacang Kedelai Kurangi Jumlah Sperma

Amelia Ayu Kinanti - detikhot
Jakarta Kacang kedelai merupakan salah satu sumber protein bagi tubuh. Namun sebuah penelitian menunjukan, konsumsi kacang kedelai dapat akibatkan jumlah sperma berkurang.


Adalah Dr Jorge Chavarro dari departemen nutrisi Universitas Harvard yang melakukan penelitian. ia mengambil data dari 99 pria yang menkonsumsi jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai.

Makanan tersebut termasuk tofu, tempe, susu kacang kedelai, ice cream, snack bar, kacang goreng. Dikutip detikhot dari health24, Jumat (25/7/2008), hasil penelitian itu cukup mengejutkan.

Jorge menemukan bahwa pria-pria yang mengkonsumsi makanan dari kacang kedelai lebih banyak memiliki jumlah sperma yang sedikit atu rata-rata 41 juta per mililiter semen.. Sedangkan pria yang tak mengkonsumsi banyak kacang kedelai memiliki jumlah sperma normal, yaitu rata-rata 80 juta sampai 120 juta per mililiter semen.

Menurut Jorge, hal itu disebabkan karena kandungan isoflavons yang terdapat di kacang kedelai. Zat tersebut dapat merangsang munculnya hormon oestrogen yang mengakibatkan jumlah sperma menjadi sedikit.

Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini, bahwa pada pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, resiko diatas menjadi lebih besar. Karena pada dasarnya pria gemuk di tubuhnya memiliki lebih banyak hormon oestrogen.

Read more...

Agrowisata Teh/Perkebunan Gunung Gambir

erkebunan Gunung Gambir, 48 km Barat Laut Kota Jember, merupakan perkebunan teh peninggalan Belanda. Dengan ketinggian 900 m diatas permukaan laut kawasan lereng Argopuro sangat ideal untuk teh bir (beer tea) yang di ekspor ke Eropa.
Dengan udara sejuk para wisatawan dapat menyaksikan langsung tanaman teh tahun 1918, 1923 dan 1927 dan pemrosesan teh bir mulai dari pemetikan
sampai pengeringan dan pengepakan, bahkan khusus untuk wisatawan dapat menikmati beragam rasa teh dengan mencicipi 8 jenis teh produksi Gunung Gambir. Perkebunan teh ini juga dapat dijadikan sarana olahraga (tea walk). Fasilitas yang tersedia berupa areal perkemahan, akomodasi, kolam renang anak–anak dan lapangan tenis.

• DAYA TARIK
- PERKEBUNAN GUNUNG GAMBIR
Tanaman teh Perkebunan Gambir sudah ditanam sejak tahun 1918.
- PANORAMA ALAM
Pemandangan alam di daerah Perkebunan Teh, Kopi dan Karet yang indah dengan udara yang sejuk dan dingin.
- PABRIK TEH
Wisatawan dapat menikmati dan mengamati proses pengolahan teh di dalam pabrik dari pemilihan daun teh pilihan hingga proses pengemasan untuk dipasarkan.
- Terdapat proyek pengembangan lahan Teh Hijau ( Green Tea) yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat karena manfaatnya bagi kesehatan.
- Memiliki sejarah (Mitologi) “Dewi Rengganis” yang konon ceritanya berkedudukan disepanjang lereng pegunungan Argopuro. Bukti cerita ini dapat kita jumpai dengan adanya “Candi Kedaton” di desa Andong Biru Kecamatan Tiris, Probolinggo ( masih dalam lingkup pegunungan Argopuro)

• FASILITAS
1. Paket kunjungan kebun teh dan proses pengolahan teh ( Tea Package Tour)
2. Camping Ground ( bumi perkemahan ) untuk Pramuka dan Pecinta Alam.
3. Jogging Track, topografi lokasi yang berbukit – bukit dapat dimanfaatkan sebagai arena jogging track.
4. Lapangan Tenis
5. Penginapan :
a) Villa Rangganis (tiga kamar)
b) Villa Camelia (enam kamar)
c) Yabukita Room (empat kamar)
6. Pabrik Teh
7. Kantor Pengelola

• TRANSPORTASI
Untuk mencapai ke lokasi dapat menggunakan kendaraan pribadi atau sewa karena di lokasi belum tersedia sarana transportasi.

• PENGELOLA / PEMILIK
PTPN XII – Jl. Gajah Mada no. 72 Jember
Telp. (0331) 480398, 484451, 487825


Read more...

Wisata Rembangan

Wisata Rembangan yang terletak 12 km arah Utara Kota Jember merupakan obyek wisata pegunungan yang dilengkapi dengan pemandian, hotel dan agrowisata Kopi Kebun Rayap. Obyek wisata Rembangan ini mempunyai luas lahan 45,30 Ha
denghan suhu udara antara 18 – 250 C dengan ketinggian ? 600 meter dari atas permukaan laut, merupakan lokasi wisata yang sangat sesuai untuk beristirahat, apalagi ditunjang dengan udarapegunungan yang sejuk dan panorama alamnya yang indah.
Wisatawan yang berkunjung ke Rembangan dapat menikmati teh jahe Rembangan dan pisang agung goreng keju Rembangan yang merupakan makanan khas Jember. Dengan fasilitas yang memadai, seminar dan lokakarya sering diadakan di obyek wisata ini. Wisatawan juga dapat mengunjungi Agrowisata Kebun Rayap yang merupakan Paket Wisata Rembangan.

• DAYA TARIK WISATA:
1. AGRO WISATA (Rembangan dan Perkebunan Rayap/ PTPN XII) dengan hasil perkebunan yaitu: kopi Arabika dan Robusta, pisang, durian dan pepaya.
2. Kolam renang terdiri dari dua unit (untuk dewasa dan anak – anak)
3. Panorama alam pegunungan
4. Perusahaan susu sapi rembangan

• FASILITAS
1. Jalan Aspal Hotmixed ke Lokasi
2. 2 Unit Kolam Renang
3. Hotel Kelas Melati – Kapasitas 27 Kamar
4. Aula Kapasitas 250 Orang
5. Restoran
6. Playground
7. Musholla
8. Areal Parkir yang luas
9. Lapangan Tenis
10. Gazebo
11. MCK
12. Shelter
13. Listrik / Air
14. Areal Perkemahan
15. Areal Sepeda Gunung dan berkuda

• HISTORIS
Wisata Rembangan merupakan peninggalan yang dibangun Belanda pada Tahun 1937 didirikan oleh Mr. Hofstide, bangunan asli dapat dilihat pada Restoran.

• TRANSPORTASI
dapat menggunakan segala jenis kendaraan

• TARIF TIKET
Dewasa Rp. 3.000,-
Anak-2 Rp. 2.000,-
Motor Rp. 500,-

Read more...

Pantai Papuma

Selain Pantai Watu Ulo, pantai yang juga menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Pasir Putih Malikan (PAPUMA) yang letaknya bersebelahan dengan Pantai Watu Ulo. Sepanjang Pantai Papuma terbentang pasir putih
yang indah dipandang dan nyaman diinjak karena terasa empuk dan lembut. Papuma sering dijadikan tempat berjemur oleh Wisatawan Mancanegara. Disamping keindahan alamnya, Pantai Papuma juga kaya akan fauna seperti BiawakAlas, burung-burung dengan ragam jenisnya, Babi Hutan, Rusa, Landak dan Trenggiling.
Untuk lebih menambah kesempurnaan dalam menikmati panorama alam, di Papuma disediakan penginapan dan rumah makan yang menyediakan makanan Indonesia dan makanan Ikan Bakar Khas Papuma.

• LOKASI : Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan (Sebelah Barat Wisata Watu Ulo)
• JARAK TEMPUH KE LOKASI : ± 45 Km dari Kota Jember
• SUHU UDARA : rata–rata 25°C – 32°C

DAYA TARIK
- PANORAMA ALAM keindahan alam Pantai Papuma dengan perpaduan antara hutan, laut, dan gugusan pulau Dewa (Krisna, Nada, dan Bathara guru)
- PASIR PUTIH: merupakan daya tarik bagi wisatawan dan kebiasaan para wisatawan mancanegara pada musim panas adalah berjemur di pasir putih ini
- SITI HINGGIL: dari lokasi Siti Hinggil yang berada pada ketinggian 100m/dpl, wisatawan dapat menikmati keindahan laut selatan dan Pulau Nusa Barong
- GUA LAWA: mempunyai kedalaman + 30 m yang dapat dicapai pada saat air laut surut (menurut legenda, lokasi ini merupakan tempat bersemayam Putri Penguasa Laut Selatan ”Dewi Sri Wulan” dan tempat bertapa Kyai Mataram)

FASILITAS
- Jalan Aspal
- Areal Parkir
- Jalan Lintas dan Pendakian
- Tempat Istirahat/Balairung
- Bumi Perkemahan
- Kios Makanan
- Kios Souvenir
- Shelter
- Gazebo
- Playground
- MCK
- Listrik/Air
- Musholla
- Telepon Umum

TRANSPORTASI
Dapat menggunakan segala jenis kendaraan (roda dua dan empat) karena jalan menuju lokasi beraspal hotmixed.


Read more...

Pantai Watu Ulo

Kearah selatan kota Jember di gugusan Samudera Indonesia terdapat pantai yang indah panorama alamnya yaitu Pantai Watu Ulo terletak ± 45 Km dari kota Jember. Untuk menuju ke Pantai watu Ulo bisa ditempuh dengan segala macam kendaraan. Disebut Watu Ulo karena di pantai itu ada sebuah batu panjang berbentuk ular (Jw. Ulo) dengan penuh sisik. Menurut cerita rakyat dikatakan bahwa pada jaman dahulu kala ada sebuah ular yang
sedang bertapa di pantai itu. Setelah terkabul permohonannya kepada Yang Maha Kuasa maka berwujudlah ia menjadi sebuah batu yang persis seekor ular dengan kepalanya menjulur ke laut, sedang badannya berada di daratan.
Pada jaman pendudukan Jepang, pegunungan di sekitar Pantai Watu Ulo dijadikan benteng pertahanan dan pengintaian bala serdadu musuh yang mau menyusup daratan melalui pantai. Benteng Jepang yang berjumlah lima buah tersebut oleh masyarakat setempat disebut sebagai Goa Jepang dan merupakan salah satu lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Disamping Goa Jepang, di sebelah Watu Ulo ada sebuah Goa Lawa (Goa Kelelawar) yang dihuni ratusan ribu kelelawar. Goa ini bisa dimasuki oleh pengunjung dengan menyusuri dan melewati pantai berpasir. Karena tempatnya yang sunyi dari keramaian, goa ini sering dijadikan tempat bermeditasi bagi orang-orang tertentu, apalagi mengingat goa ini mempunyai kedalaman 100 m.

DAYA TARIK
- BATU ULAR merupakan batu memanjang di pesisir pantai yang sekilas mirip ular
- PANORAMA ALAM keindahan pantai dengan gugusan karang di tengah laut yangmerupakan ciri khas Pantai Watu Ulo
- PEKAN RAYA WATU ULO diselenggarakan pada tiap 1 Syawal s/d 10 Ayawal (lebaran) yng merupakan acara tradisi dalam rangka memberikan hiburan untuk masyarakat
- LARUNG SESAJI PANTAI WATU ULO diselenggarakan pada tanggal 7 Syawal (hari Raya ketupat) dengan maksud sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang diberikan kepada para nelayan khususnya dan masyarakat Sumberrejo pada umumnya.

FASILITAS
- Playground (Taman Bermain)
- Camping Ground(Areal Berkemah)
- Souvenir Shop (Kios Souvernir)
- Warung Makanan Dan Minuman
- Kantor UPTD
- Musholla
- MCK
- Tempat Parkir
- Jalan Hotmixed
- Telepon Umum
- Listrik / Air
Sumber dari Pemkab jember

Read more...

Cara membuat kategori ( Label)

Tentang bagaimana cara membuat kategori dari artiekl-artikel yang telah di posting. Memang betul, tentu dengan adanya pengelompokan artikel yang telah di posting oleh pemilik blog dapat lebih mempermudah bagi para pembaca untuk memilih artikel mana yang ingin dibaca
Di blogger.com fasilitas ini sebenarnya sudah di sediakan, akan tetapi walaupun fasilitas tersebut telah tersedia tentu saja jika kita tidak mengetahui cara menggunakannya akan menjadi tidak berguna. Untuk membuat kategori, di blogger.com di kenal dengan istilah Label. Dengan adanya fasilitas ini kita sebagai pemilik blog hanya tinggal mengisi kotak label yang di sedikan pada setiap posting artikel, sangat simpel dan sederhana.


Bagaimana cara membuat label?

Untuk membuat sebuah kategori atau label, sobat hanya tinggal mengisi kotak kosong di samping tulisan Label untuk postingan ini : yang berada di bawah kotak tempat membuat artikel. Isi kotak tersebut dengan kategori yang kira-kira pas untuk postingan yang kita buat. Contoh : Berita. Satu postingan tidak hanya terpatok hanya pada satu kategori saja, akan tetapi satu postingan bisa mempunyai beberapa kategori. untuk membuatnya tinggal di pisahkan dengan tanda koma ( , )saja, misal untuk postingan artikel blog ini ada yang ber label Internet Tips, Kabar Berita, karena postingan tersebut memang cocok dan masuk kedalam ketiga kategori tersebut.

Apakah kategori bisa di tampilkan di sidebar?

Untuk sobat para pengguna template baru, Label (kategori) bisa di tampilkan di sidebar, dan biasanya element label ini sudah tersedia ketika baru memasang template. Jika element label belum tersidia, sobat bisa membuatnya sendiri, silahkan ikuti langkah - langkah berikut ini :
1. Sig in di blogger dengan id sobat

2. Klik menu Layout

3. Klik menu Elemen Halaman

4. Klik tulisan Tambahkan sebuah Elemen Halaman

5. Klik tombol yang bertuliskan TAMBAHKAN KE BLOG yang berada di bawah tulisan Label

6. Tulisan Labels di samping tulisan Judul bisa sobat rubah menjadi Kategori jika sobat mau merubahnya

7. Pilih radio button yang sobat inginkan di samping tulisan Menyortir, Alfabetik : jika kategori ingin di tampilkan sesuai dengan abjad alfabetik ( dari A --> Z ), Berdasarkan Frekuensi : jika kategori ingin ditampilkan sesuai dengan banyaknya label (kategori)

8. Klik tombol yang bertuliskan SIMPAN PERUBAHAN

9. Selesai.


Sangat mudah bukan?

Selamat mencoba ! Sumber dari kang Rohan



Read more...

Membuat widget untuk tukar link

Untuk membuat widget tukar link seperti yang ada pada blog ini berikut langkah-langkahnya :

Jika anda belum memilik logo disainlah dulu logo anda, bisa menggunakan program coreldraw,photoshop Banner Maker Pro, program lain yang anda sudah punya atau dengan bantuan situs yang menyediakan fasilitas pembuatan logo seperti cooltext.com. Menurut saya ukurannya jangan terlalu besar, idealnya 75 x 25 px atau 95 x 30 px. Kalau terlalu nanti akan mengganggu layout blog yang mau kita ajak tukar link.

Jika logo sudah siap, upload logo tersebut. Anda bisa gunakan jasa photobucket, flickr atau yang lainnya, setelah logo anda upload anda akan mendapatkan kode lokasi gambar tersebut, sebagai contoh berikut ini, atau kalau anda masih kesulitan untuk mendapatkan kode seperti ini anda bisa mempelajari bagaimana cara mendapatkan koda yang berasal dari banner dulu. Anda dapat belajar dari sini.
"http://bp3.blogger.com/_9HzsNIVgy4k/SI3CDJ3UtfI/AAAAAAAAAUk
/e-qoKFqtCNw/S1600-R/edysuryo180.gif"


Kode diatas adalah contoh kode logo blog saya.

Selanjutnya pasang di blog anda dengan mengklik menu layout, klik elemen halaman, klik tambah elemen halaman , kemudian klik tambah HTML/javascript.
Masukkan kode dibawah ini :

<+textarea rows="5" cols="20" name="code"+>

<+a href="http://blog-anda.blogspot.com" target="_blank"+><+img border="0" alt="blog-anda" src=" https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOlhrzlf7TzDA1V0Aa-x191mxsOi66LQYWWEVtQ-XjeiIR-XFo_4DnAoTIggaw2KD9tLgfiM_pamv0NtGS3O8GVBOxniKdM2iGCq4tRGW3FEqxWSnnDHYrLnwxGmKsu3BbhaZiDxJAK-5b/s1600-r/edysuryo180.gif "+><+/a>

<+/textarea+>
jangan lupa untuk menghapus tanda +


Hasilnya akan tampak seperti dibawah ini :


Dan setelah di copykan ke page element yang baru hasilnya seperti ini:

blog-anda

Klik save, kemudian kemudian letakan sesuai keinginan anda dan save lagi, selesai.

Keterangan :
- rows="5" cols="20" ( menunjukkan lebar baris dan lebar kolom,
Anda bisa merubah-rubah sendiri sesuai keinginan anda)
- tulisan blog-anda warna biru isikan dengan nama blog
- http://bp3.blogger.....dan seterusnya warna biru isikan dengan kode lokasi logo dari banner dari kreasi anda sendiri.
Selamat belajar…..



Read more...

Pengirit Bahan Bakar dalam Botol Kecap

TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA: — Joko Sutrisno bukan bergelar doktor kimia karena sekolah menengah pertama pun cuma sampai kelas II. Namun, karyanya membuat sebagian orang bisa bernapas lebih lega ketika teror kenaikan harga bahan bakar terus bergema menjelang akhir bulan ini. Ayah tiga anak ini membuat alat sederhana untuk menghemat bahan bakar kendaraan bermotor yang ia sebut electrolyzer.
Peralatan ini cuma butuh botol kecap dari plastik, diisi air, disambungkan ke mesin. Simsalabim: premium atau solar bisa dihemat sampai 50 persen, tergantung kondisi mesin.
Kok, bisa? Inilah ceritanya. Alat tambahan berbahan baku air itu ia klaim mampu menghasilkan ledakan yang membantu penyempurnaan pembakaran mesin. “Sepeda motor dan mobil bisa bergerak karena hasil ledakan itu,” kata Joko. Hasilnya, bahan bakar bisa dihemat.
Kenapa air? Menurut Joko, air punya kandungan peledak yang efektif, yakni hidrogen. Joko memiliki kisah dramatis ketika suatu ketika ia mengecek air aki mobilnya. Karena gelap, ia menyalakan korek api di dekat tutup aki. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dan air aki itu muncrat menyembur mukanya.
Rasa penasaran Joko ikut meledak. Masalahnya, bagaimana memisahkan air dengan hidrogen? Ia berburu referensi tentang air dan hidrogen. Joko rajin bertanya kepada kawan-kawannya dan ia berselancar di dunia maya.
Ya, dunia maya. Di Internet, alat serupa yang dibuat Joko memang banyak bertebaran. Alat ini, selain disebut electrolyzer, disebut generator hidrogen. Adapun gas yang dihasilkan diberi nama “HHO” (dari kata hidrogen-hidrogen-oksigen) atau Brown’s Gas karena alat ini ditemukan Yull Brown.
Jika kita mengetikkan kata “hho” atau “brown’s gas” di situs Google, alamat yang muncul akan sangat panjang sekali. Beberapa alamat, seperti water4gas.com, memperlihatkan bagaimana cara membuatnya. Gambarnya tentu berbeda dengan yang dibuat Joko dari Yogyakarta, tapi pada dasarnya sangat mirip.
Sebagian besar situs itu memuji-muji kelebihan alat ini. Dalam website yang desainnya norak itu–dengan warna merah-kuning mencolok dan semua naskah dibuat dalam satu halaman–ditulis potensi bisnis dengan alat ini.
“Biaya membuat tiruan electrolyzer (hydrogen system) bisa hanya US$ 20 (sekitar Rp 200 ribu),” tulis water4gas.com. Itu tentu saja harga di Amerika Serikat. Selain itu, tulis water4gas.com, “Anda bisa meminta bayaran US$ 300 atau lebih jika termasuk pemasangan.”
Tapi tunggu dulu. Saat dicari di Wikipedia, yang isinya biasanya lengkap itu, soal otomotif “sepenting” ini hanya dimuat di entri oxyhydrogen–nama lain Brown’s Gas–itu pun hanya penjelasan empat baris. Dan dari empat baris, salah satu bertulisan, “Banyak di antara klaim ini, sejauh ini, menyalahi hukum kekekalan energi.”
Sejumlah penerbitan bergengsi, seperti Popular Mechanics, Boston Globe, atau Washington Post, juga meragukan hal senada. Popular Mechanics menyebut, kalaupun elektrolisa itu terjadi, energi dari baterai akan terisap dan energi ini didapat dari mesin sehingga beban mesin bertambah berat.
Begitu pula dengan editor otomotif di harian Washington Post. Pat Goss mengatakan, “Tak mungkin ini bisa berjalan.” Alasannya, untuk mendapatkan satu galon gas, dibutuhkan empat galon air. “Tidak ada keajaiban untuk menghemat bahan bakar kecuali Anda sendiri,” kata Goss.
Di Indonesia, Kepala Balai Termodinamika, Motor, dan Propulsi BPPT Dr Prawoto juga mempertanyakan ini. Prawoto mengatakan bisa saja hidrogen dipakai sebagai bahan bakar mesin bensin. Tapi ia mengingatkan, “Kalau elektrolisa air, mesti dihitung antara output dan input.” Ini karena elektrolisa membutuhkan energi yang besar.
Adapun Kepala Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulsi Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung Dr Ir Iman K. Resowardojo mengatakan tidak berani berkomentar banyak mengenai klaim Joko. “Saya harus mencobanya dulu,” katanya.
Iman hanya bisa menduga-duga penghemat bensin itu bekerja dengan mengefisienkan pembakaran di ruang mesin. “Hidrogen itu tampaknya bekerja sebagai aditif untuk mempercepat proses pembakaran di ruang mesin,” katanya.
Adapun pengaruh terhadap kinerja mesin tetap harus diuji karena mesin dirancang untuk sifat tertentu. Iman mencontohkan mesin diesel yang ia uji dengan bahan bakar dari minyak jarak. Dengan minyak jarak murni 50 persen, misalnya, mengakibatkan munculnya kerak. “Pemakaian bahan bakar itu menyebabkan performance mesin justru menurun,” katanya.
Meski kontroversial di dunia, peminat alat ini cukup banyak. Setiap hari puluhan sepeda motor dan mobil antre di rumah Joko di Jalan H O.S. Cokroaminoto 76, Yogyakarta, untuk dipasang botol pengirit bahan bakar. Ia cuma memungut bayaran Rp 75 ribu untuk sepeda motor dan Rp 150 ribu untuk motor, sebagai pengganti beli bahan baku dan membayar honor pegawainya. “Saya tidak mau mengambil keuntungan materi,” kata Joko, yang ogah mematenkan karyanya ini.
Tidak semua membeli peralatan. Supriyanto, warga Bogor berusia 42 tahun, datang untuk belajar kepada Joko secara gratis. “Akan saya jadikan pekerjaan sampingan,” kata sopir angkutan kota ini.Sumber dari Tempointeraktif.com

Read more...

Gas HHO Lebih Kuat dari Bensin

Elektroliser yang terlihat di samping ini adalah teknologi yang telah berusia cukup lama, hampir 85 tahun. Sistem ini pertama kali dikembangkan oleh Nikola Tesla, dan dikembangkan lebih sempurna oleh Stanley A Meyer. Cara kerja Alat ini adalah dengan menggunakan tegangan 12 Volt searah secara langsung (straight DC).
Menggunakan Lilitan kawat Stainless Steel sehingga menghasilkan magnetik Vortex ditambah dengan Vacum dari mobil sehingga menguraikan air (H2O) menjadi gas HHO dan O2.

Alat ini sangat manjur untuk mobil mpbil keluaran tahun 1995 kebawah, atau masih menggunakan karburator dan dapat menekan emisi gas buang sampai 70 %, Untuk mobil keluaran terbaru yang menggunakan ECU (komputer) akan sangat bermanfaat jika ditambahkan MAP enhancer. Fungsi MAP enhancer adalah untuk membypass komputer dalam membaca campuran bahan bakar dalam intake manifold.

Kesimpulannya dengan alat ini Anda akan segera memperoleh hasil sebagai berikut:

* Mengurangi konsumsi bahan bakar, dan jarak tempuh per Liternya semakin besar.Minimal 25 % maksimal 70 %.
* Menghilangkan emisi gas buang yang berbahaya bagi lingkungan, yang menyumbang pemanasan global, dan menyebabkan kendaraan akan mengeluarkan oksigen bagi lingkungan dari pada sekedar mencemari.
* Meningkatkan performa dan kekuatan mesin, menurunkan suhu kerja mesin, dan panas yang terbuang ke udara.
* Menghilangkan karbon deposit (flek hitam pada mesin yang dapat Anda temukan ketika membongkar mesin kendaraan.
* Flek hitam ini diakibatkan oleh pembakaran yang tidak sempurna. Bukan sekedar menghilangkan,
tetapi mencegah terbentuknya karbon deposit. Anda juga akan merasakan suara mesin yang lebih lembut dan tidak berisik.
* Meningkatkan Torsi (tenaga)
* Menikmati masa penggunaan kendaraan yang lebih lama, karena piston dan klep menjadi awet.
Kebanggaan dan kepuasan.

Karena Anda telah menjadi pemimpin bagi yang lain, dan dapat mengajarkan keluarga, teman, tetangga, atau komunitas dan lain-lainnya.

Dan terserah Anda. Apakah pengetahuan baru yang ditemukan ini, dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi Anda? Sumber dari http://bahanbakarair.com

Read more...

Canon GENERIC "PIXMA MP" SERIES RESET CODE

PRINTER PIXMA MP 150

1. With the printer powered off but connected to a power source, press the Power button while pressing and holding the Stop/ Reset button.
2. When the Power LED is lit, press the Stop/Reset button two times while pressing and holding the Power button.
3. When releasing the Power button and the Stop / Reset button (regardless of order), the printer will move into a service mode. (Waiting for menu selection)
4. When the LED lights in green, press the Stop/Reset button the specified number of time(s) according to the function listed in the table below.(Each time the Stop/Reset button is pressed, the LED lights alternately in. (orange and green, starting with orange.)

The number of the Reset
button pressing

LED Function Remarks
0 time Green Power off
1 time Orange Service pattern print
2 times Green EEPROM print
3 times Orange EEPROM reset
4 times Green Waste ink counter reset See waste ink counter reset procedures below.
5 times Orange Destination setting See Destination setting procedures below.
6 times Green Print head deep cleaning
11 times Orange Button / LCD checking
12 or more times Returns to a menu selection


mpc190/200
Resetting the Waste Ink Volume Counter
1) Enter SERVICE MODE.---
By pressing Menu-Copy-Scan-Copy-Copy
2) Select TEST MODE.
3) Select [8] PRINTER TEST in TEST MODE.
4) Select 3. [EEPROM CLEAR].
5) Select 0. [INK COUNT].
6) Press the [OK] key.
7) Press the [Stop/Reset] key (returning to the state of 3)), and then press the [ON/OFF] key.


mpc730
Resetting the Waste Ink Volume Counter
1) Enter SERVICE MODE.---
By pressing Menu-Copy-#
2) Select TEST MODE.
3) Select [8] PRINTER TEST in TEST MODE.
4) Select 3. [EEPROM CLEAR].
5) Select 0. [INK COUNT].
6) Press the [OK] key.
7) Press the [Stop/Reset] key (returning to the state of 3)), and then press the [ON/OFF] key.



I followed your provided key sequence and was able to reset the "Check Printer" alarm in my MultiPass F30 printer. It is very close. The only thing is that there is no [OK] key on the F30 printer. I had to press [ON/OFF] key instead. After the waste tank full counter was reset, my printer works normally again.

I also have a MultiPass MP700 printer. I am sure that the key sequence will come in handy someday. Similarly, there is no [OK] key on the MultiPass MP700 printer.







Canon MPC190
Reset Waste Ink
1) Enter SERVICE MODE.
By pressing Menu Copy Scan Copy Copy
2) Select TEST MODE.
3) Select [8] PRINTER TEST in TEST MODE.
4) Select 3. [EEPROM CLEAR].
5) Select 0. [INK COUNT].
6) Press the [Set] key.
7) Press the [Stop/Reset] key (returning to the state of 3)), and then press the [ON/OFF] key.

The reset procedure (for canon MP130/MP110) is:-
Turn on the machine
(1) Press MENU
(2) Press SCAN COPY SCAN to enter service mode
(3) USE > to got to NVRAM ACCESS
(4) set ABS-M LEVEL to 0
(5) set ABS-P LEVEL to 0
(6) Press STOP to EXIT
DONE !

Mpc 400 - the 343 problem solution
Hi there, after a relatively long journey through the net i finally have found the solution ;-) these are the steps for canon mpc 400 error ##343:
1. Go to menu by pressing the > button
2. press [copy] and then #
3. go to 'test mode' by pressing > several times
4. now press 8 then 3 then 0
5. After that press the on/off button, everything should be fine now.




Canon Seri MP700

> Replace all the Ink Absorbers.
> QA4-1012-000
> QA4-1013-000
> QA4-1014-000
> QA4-1015-000
> QA4-1055-000
> Reset the counter to zero.

Prosedur reset counter :

1. Pencet tombol "menu"
2. Pencet tombol "Copy"
3. Pencet tombol "#"
4. Scroll menu sampai muncul tulisan "Test Mode" / menu ke-12
5. Pencet tombol "3" untuk menghapus Eeprom
6. Pencet tombol "0"
7. Pencet tombol "Stop"

Untuk seri mpc190/200

Prosedur reset counter :

1) Enter SERVICE MODE.---
By pressing Menu-Copy-Scan-Copy-Copy
2) Select TEST MODE.
3) Select [8] PRINTER TEST in TEST MODE.
4) Select 3. [EEPROM CLEAR].
5) Select 0. [INK COUNT].
6) Press the [OK] key.
7) Press the [Stop/Reset] key (returning to the state of 3)), and then press the [ON/OFF] key.

Read more...

Canon GENERIC "PIXMA" SERIES RESET CODE

Pixma ip 2000 waste ink counter reset:
Service Mode Operations
1) With the printer powered off, hold down the resume button and press the power button.
2) While holding down the power button, release the resume button and press the resume button twice in succession. Now release the power button. The indicator will blink in green and remain lit in green.
3) Select one of the following service mode functions by pressing the resume button the specified number of times.
Press Resume Indicator Functions
4 times Green Waste ink counter resetting


Canon PIXMA iP1000
Waste Ink Counter Reset Manual for Service mode
1. Turn off the printer. And disconnect the printer cable.
2. Press and hold the POWER button, turn on the printer.
3. The indicator (L.E.D.) should be green.
4. Press and release the RESUME button , the indicator (L.E.D.) should be orange.
5. Press and release the RESUME button again, the indicator (L.E.D.) should be green.
6. Release both buttons.

Canon PIXMA iP1500
Waste Ink Counter Reset. Manual for Service mode
1. Turn off the printer. And disconnect the printer cable.
2. Press and hold the POWER button, turn on the printer.
3. The indicator (L.E.D.) should be green.
4. Press and release the RESUME button , the indicator (L.E.D.)
should be orange.
5. Press and release the RESUME button again, the indicator
(L.E.D.) should be green
6. Release both buttons

Here's the ip4200 reset options:
1) With the printer power turned off, while pressing
the Resume/Cancel button, press and hold the Power
button. (DO NOT release the buttons. The Power LED
lights in green to indicate that a function is
selectable.)
2) While holding the Power button, release the
resume/Cancel button. (DO NOT release the Power
button.)
3) While holding the Power button, press the
Resume/Cancel button 2 times, and then release both
the Power and Resume/Cancel buttons. (Each time the

Resume/Cancel button is pressed, the Alarm and
Power LEDs light alternately, Alarm in orange and Power
in green, starting with Alarm LED.)
4) When the Power LED lights in green, press the
Resume/Cancel button the specified number of
time(s)
setting).
Time(s) LED indication Function Remarks
0 times Green (Power) Power off When the print head is
not installed, the carriage returns and locks in the

home position capped.
1 time Orange (Alarm) Service test print .
2 times Green (Power) EEPROM information print
3 times Orange (Alarm) EEPROM initialization
4 times Green (Power) Waste ink counter resetting
5 times Orange (Alarm) Destination settings After
entering the destination settings mode, press the
Resume/Cancel button the specified number of time(s)

to select the destination. For detail, see
"Destination settings procedures" below.
6 times Green (Power) Print head deep cleaning
(Cleaning of both black and color)
7 times Orange (Alarm) Reserved
8 times Green (Power) CD / DVD check pattern
9 times Orange (Alarm) CD / DVD print position
correction (horizontal: X direction)
10 times Green (Power) CD / DVD print position
correction (vertical: Y direction)
11 to 13 times Orange, Green, Orange(Alarm,
Power,Alarm) Return to the menu selection
14 times Green (Power) Left margin correction Not used

in servicing.
15 times Orange (Alarm) Return to the menu selection


Time(s) LED indication Destination CD / DVD print
0 times Green (Power) No change of the destination
1 time Orange (Alarm) Japan Supported
2 times Green (Power) Korea Not supported
3 times Orange (Alarm) US Not supported
4 times Green (Power) Europe Supported
5 times Orange (Alarm) Australia Supported



Read more...

Canon GENERIC "S & i" SERIES RESET CODE

i320 waste ink counter reset.
1. Turn off the printer.
2. Press and hold the POWER button, turn on the printer.
3. The indicator should be green.
3. Press and release the RESUME button , the indicator should be orange.
4. Press and release the RESUME button again, the indicator should be green.
5. Release both buttons.
6.Connect the printer to PC.
7.Open General Tool software,choose ¡°USB PORT¡±.
8.Choose ¡°SET DESTINATION 1 ¡±,OK!


Canon i550, i560, i850, i950, i960 (May work with i860, i865)

1. Start with the printer OFF
2. Hold down RESUME and then hold down POWER
3. release RESUME
4. press RESUME twice, then release POWER
5. Let green light blink until printer is done moving print head.
6. Select functions below with RESUME press POWER to execute:
Number of presses - light color - function
0 presses - green - Test print (or exit service mode on i960)
1 press - orange - EEPROM info print (plus grid nozzle diagnostic on i960)
2 presses - green - EEPROM initialize
3 presses - orange - Reset waste ink counter

i250, i350 and i000 series

1: Unplug power and USB
2: Open door and hold power button.
3: Connect power.
4: Close door, then release power button
5: Connect USB and an press power to use.
This method will work only whilst the printer's connected to power. Turning off and on at the switch will keep it, but unplugging it from the power will reset it, which means you'll have to do this again: What this does is temporarily reset the printer, but also stops it from doing headcleans everytime you open the door to switch print heads or ink tanks.



GENERIC “S” SERIES RESET CODE.
This reset is an emailed submission. But the person who sent it in requested their name to be withheld.
This reset is for the S series printers. This does look like the same reset for the S9000 but has a little more detail.
Waste Ink Counter Reset.
(1) Turn off the printer.
(2) Press and hold the RESUME button, then press and hold the POWER button.
(3) Release the RESUME button, Next press and release the RESUME button two(2) more times in succession. Note:

you are still holding the POWER button). The printer's carriage will “reset" or move momentarily.
If the above was properly performed the printer will enter the "Service Mode".
(4) Press the RESUME button 4 times, this will select the clear waste ink counter function. The lamp will alternate (change) color with each key press.
1. Service/Factory test printout, including ink sensor check.
2. EEPROM - Info printout.
3. EEPROM – Initialization.
4. Reset the Waste ink counter.
5. Printer model setting. (More selections beyond this point – However it is best leave them unaltered – You have been warned!)
After selecting the desired mode (eg 4), press the POWER button to "set" the change, and return to the top of the
function selection menu. Press the POWER button again to restart the printer.

Canon S9000, S300, S400, i550, i560, i850, i860, i865, i9100, i9950, PIXMA iP3000 above,
1. Turn off printer
2. Hold down Resume button and press Power button.
3. Keep holding down Power button and let Resume button go.
4. Press Resume button 2 times then let BOTH buttons go.
5. Green lights will flash and then stop blinking.
6. When green lights are solid, press the Resume button 4 times.
7. Press the Power button and the printer should turn off, if not, press the Power button once more.
8. Your printer should respond as normal


Canon i550, i560, i850, i950, i960 (May work with i860, i865)
1. Start with the printer OFF
2. Hold down RESUME and then hold down POWER
3. release RESUME
4. press RESUME twice, then release POWER
5. Let green light blink until printer is done moving print head.
6. Select functions below with RESUME press POWER to execute:

Number of presses - light color - function
0 presses - green - Test print (or exit service mode on i960)
1 press - orange - EEPROM info print (plus grid nozzle diagnostic on i960)
2 presses - green - EEPROM initialize
3 presses - orange - Reset waste ink counter

Waste Ink Tank Reset - i-series


1. Turn off printer
2. Hold down Resume button and press Power button.
3. Keep holding down Power button and let Resume button go.
4. Press Resume button 2 times then let BOTH buttons go.
5. Green lights will flash and then stop blinking.
6. When green lights are solid, press the Resume button 4 times.
7. Press the Power button and the printer should turn off, if not, press the Power button once more.
8. Your printer should respond as normal

Canon GENERIC "S" SERIES RESET CODE
Waste Ink Counter Reset.
(1) Turn off the printer.
(2) Press and hold the RESUME button, then press and hold the POWER button.
(3) Release the RESUME button, Next press and release the RESUME button two(2) more times in
succession. Note: you are still holding the POWER button). The printer's carriage will "reset"
or move momentarily. If the above was properly performed the printer will enter the
"Service Mode".
(4) Press the RESUME button 4 times, this will select the clear waste ink counter function. The lamp
will alternate (change) color with each key press.
1. Service/Factory test printout, including ink sensor check.
2. EEPROM - Info printout.
3. EEPROM - Initialization.
4. Reset the Waste ink counter.
5. Printer model setting. (More selections beyond this point - However it is best leave them unaltered - You have been warned!)
After selecting the desired mode (eg 4), press the POWER button to "set" the change, and return to the top of the function selection menu. Press the POWER button again to restart the printer.

Canon i320, i255
Waste Ink Counter Reset.
Step 1 : Manual Temporary
1. Unplug power and USB.
2. Open door and hold power button.
3. Connect power.
4. Close door, then release power button.
or Step 1: Manual Temporary
1. Turn off the printer. And disconnect the printer cable.
2. Press and hold the POWER button, turn on the printer.
3. The indicator (L.E.D.) should be green.
4. Press and release the RESUME button , the indicator (L.E.D.) should be orange.
5. Press and release the RESUME button again, the indicator (L.E.D.) should be green.
6. Release both buttons.

step 2 : Software for Permanant

1. Reconnect the printer cable.
2.Open General Tools software and select (USB PORT)
3 .Choose (SET DESTINATION 1) And it should be reset.

Remark "After service mode Pls use software for permanent reset"

Canon i850, i950, S600
Start with the printer OFF
1. Hold down RESUME and then hold down POWER
2. release RESUME
3. press RESUME twice, then release POWER
4. Let green light blink until printer is done futzing
Select function with RESUME press POWER to execute:
presses - light color - function
Number of presses - light color - function
0 presses - green - Test print (or exit service mode on i960)
1 press - orange - EEPROM info print (plus grid nozzle diagnostic on i960)
2 presses - green - EEPROM initialize
3 presses - orange - Reset waste ink counter



Canon S450 Printer
1: Power off printer
2: Hold Resume button then press and hold POWER, the beeper will sound once.
3: Hold POWER and release RESUME
4: Press RESUME twice
5. Release Power button
6: When the indicator lights steady, press RESUME three(3) times. The indicator should be orange.
7: Press Power to set data

Canon S9000, S300, S400, i550, i560, i850, i860, i865, i9100, i9950, PIXMA IP3000 above,
1. Turn off printer
2. Hold down Resume button and press Power button.
3. Keep holding down Power button and let Resume button go.
4. Press Resume button 2 times then let BOTH buttons go.
5. Green lights will flash and then stop blinking.
6. When green lights are solid, press the Resume button 4 times.
7. Press the Power button and the printer should turn off, if not, press the Power button once more.
8. Your printer should respond as normal.

Canon S900, S820, S750, S520
Turn off the printer.
Press and hold the RESUME button, then press and hold the POWER button.
While still holding the POWER button, Release the RESUME button, then press and release the RESUME button two more times in succession.
The printer mechanics will move momentarily. You are now in Service mode. Release the Power Button.
Pressing the RESUME key will select a function; for example, pressing RESUME 4 times will select the clear waste ink counter function. The lamp will alternate color with each key press.

1. Service/factory test printout, including ink sensor check
2. EEPROM info printout
3. EEPROM initialization
4. Clear the waste-ink counter
5. Printer model setting. (more selections beyond this- leave this alone)
After selecting mode, press the POWER button to commit the change, and return to the top of the function selection menu. Pressing the POWER button again turns off the printer for a restart.



Canon S9000
Turn off printer
Hold down Resume button and press Power button.
Keep holding down Power button and let Resume button go.
Press Resume button 2 times then let BOTH buttons go.
Green lights will flash and then stop blinking.
When green lights are solid, press the Resume button 4 times.
Press the Power button and the printer should turn off, if not, press the Power button once more.
Your printer should respond as normal.



Read more...

Canon GENERIC "BJC" SERIES RESET CODE

Reset code for the BJC 1000.
1: Remove Cartridge
2: Unplug the AC Power Cord
3: Hold down the RESUME button
4: Release RESUME after plugging in the AC Power cord.
5: Press the RESUME once within 5 seconds and release the RESUME .
6: Press and HOLD RESUME for two seconds or more and release it.
7: Press and HOLD RESUME for two seconds or more and release it.
8: Unplug AC Power Cord to set data.

Canon BJC-3000 waste ink tank full

Give this reset a try:
1: Power off printer
2: Hold Resume button then press and hold POWER, the beeper will sound once.
3: Hold POWER and release RESUME
4: Press RESUME twice
5: When the indicator lights steady, press RESUME three(3) times. The indicator should be orange.
6: Press Power to set data

The waste-ink counter for the BJ F900, F890, F700, F500, S900, S820, S750 and S520 are all reset in the same manner.
Turn off the printer.
Press and hold the RESUME button, then press and hold the POWER button.
Release the RESUME button, then press and release the RESUME button two more times in succession. (youre still holding the POWER button during this). The printer mechanics will move momentarily.
You are now in Service mode.
Pressing the RESUME key will select a function; for example, pressing RESUME 4 times will select the clear waste ink counter function. The lamp will alternate color with each key press.
1. service/factory test printout, including ink sensor check
2. EEPROM info printout
3. EEPROM initialization
4. Clear the waste-ink counter
5. Printer model setting. (more selections beyond this- leave this alone)
After selecting mode, press the POWER button to commit the change, and return to the top of the function selection menu. Pressing the POWER button again turns off the printer for a restart.
If you have a defective printer head, your power lamp may flash during the service mode key-in, and info printouts may not work. In this case, clearing the waste-ink counter may not fix your problem.
Here's a Reset Procedure ... The problem was if error occured the unit would halt further activity so printing was suspended ... the particular error was the photo ink tank was empty and it took awhile to select everything so I could print with Black only ... photo ink error needed clearing ...

Canon BJC-8000 Overall Reset Procedure (No paper in tray) to clear errors etc
1. Disconnect powercord, Hold Down Power and Resume Buttons
2. Connect the powercord and unit will turn on
3. Release Power Button, then click it once
4. Release both Power and Resume Buttons
5. Green Power light will be on steady, amber Resume light went off
6. Then at about 1 second intervals ... click Resume, click Resume, then click Power...In a few seconds Startup Cycle Machinations will occur and finish
7. Do a Button Power off ... a Button Power on wont work ...
unplug then replug power ... Button Power on / off , Machinations OK,
error cleared now

Here's a waste error reset from a U.K. site for a Canon BJC-8000 ...
1: Power off printer
2: Hold Resume button then press and hold POWER, the beeper will sound once.
3: Hold POWER and release RESUME
4: Press RESUME twice
5: When the indicator lights steady, press RESUME three(3) times. The indicator should be orange.
6: Press Power to set data.


My S520 gives also the well known waste tank full indication (7 times orange), so i,ve tried
the reset from "Chimp says", but that doesn,t work.
What is going wrong.
First must i do this whit the lid open or closed ?
I,ve done the following:
1. turn off the printer (with the powerswitch)
2. press the resume button, and press the Powerswitch.
3. release the resume button and then press it twice short after each other.
4.Then release the Power and the Resume switch,
now the orange light keeps flashing.
5. I then pressed the Resume button 4 times.
6. Then I,ve pressed the power switch 1 time.
7. at last i,ve shut off the power using the powerswitch.
Result nothing happened....
I have also tried to shut off the power by disconnecting the powercable.
Can anyone here give me some advice please ?
greetings Henk

Canon BJC 1000 Serie
1: Remove Cartridge
2: Unplug the AC Power Cord
3: Hold down the RESUME button
4: Release RESUME after plugging in the AC Power cord.
5: Press the RESUME once within 5 seconds and release the RESUME .
6: Press and HOLD RESUME for two seconds or more and release it.
7: Press and HOLD RESUME for two seconds or more and release it.
8: Unplug AC Power Cord to set data.

Canon BJC-2000 BJC-2100 Serie
1: Remove the Cartridge
2: Unplug the AC Power Cord
3: Close Front access panel
3: Hold down the RESUME/RESET button and plug in the AC power cord
4: Release RESUME/RESET after plugging in the AC Power cord.
5: Press the RESUME/RESET once within 5 seconds and release the RESUME/RESET .
6: Press and HOLD RESUME/RESET for two seconds or more and release it.
7: Press and HOLD RESUME/RESET for two seconds or more and release it.
8: Unplug AC Power Cord to set data.


Canon BJC-210 BJC-240 BJC-250 BJC-255 BJC-265
Canon BJC-4100 BJC-4200 BJC-4300 BJC-4400 BJC-4550 BJC-4650
Unplug Power Cord
Hold POWER and RESUME buttons
Plug in Power Cord
Release buttons
Open front door of printer
Hold the CARTRIDGE and RESUME buttons
Press POWER
Release all buttons after the beeps
Press CARTRIDGE once
Press RESUME

Canon BJC-5000
1: Power off printer
2: Press and hold RESUME then press POWER, The indicator will start blinking.
3: While the indicator is blinking , Press RESUME twice then Wait until the printer beeps to indicate service mode
5: When the indicator lights steady GREEN, press RESUME four(4)times. The indicator should be GREEN.
6: Press Power to set data
Service Test Print
1: Power off printer
2: Press and hold RESUME then press POWER, The indicator will start blinking.
3: While the indicator is blinking , Press RESUME twice then Wait until the printer beeps to indicate service mode
5: When the indicator lights steady GREEN, press RESUME two(2)times. The indicator should be GREEN.
6: Press Power to Print
Nozzle Print
1: Power off printer
2: Press and POWER, until the printer beeps and release.
Demonstration Print
1: While the printer in ON , , Press and hold RESUME until the printer plays a melody of beeps.


Canon BJC-5100
Self Test
Switch Printer off. Hold Power for 1 beep.

Waste Counter Reset
1: Power off printer
2: Press and hold RESUME then press POWER, The indicator will start blinking.
3: While the indicator is blinking , Press RESUME twice then Wait until the printer beeps to indicate service mode
5: When the indicator lights steady GREEN, press RESUME four(4)times. The indicator should be GREEN.
6: Press Power to set data
Service Test Print
1: Power off printer
2: Press and hold RESUME then press POWER, The indicator will start blinking.
3: While the indicator is blinking , Press RESUME twice then Wait until the printer beeps to indicate service mode
5: When the indicator lights steady GREEN, press RESUME two(2)times. The indicator should be GREEN.
6: Press Power to Print
Nozzle Print
1: Power off printer
2: Press and POWER, until the printer beeps and release.
Demonstration Print
1: While the printer in ON , , Press and hold RESUME until the printer plays a melody of beeps.

Canon BJC-3000 BJC-6000 BJC-6100 BJC-6200 S400 S450 F300 F600 F620
Canon BJC-7000 BJC-7100 BJC-8000 BJ-F800 i6500

1: Power off printer
2: Hold Resume button then press and hold POWER, the beeper will sound once.
3: Hold POWER and release RESUME
4: Press RESUME twice
5: When the indicator lights steady, press RESUME three(3) times. The indicator should be orange.
6: Press Power to set data

Canon BJC-600 BJC-600e BJC-610 BJC-620
1: Unplug Power Cord
2: Hold POWER and FF and Print Mode buttons
3: Plug in Power Cord
4: Release after the beeps

Canon BJC-50 BJC-55 BJC-80 BJC-85 M40 M70
1: Unplug Power Cord
2: Hold POWER and RESUME buttons
3: Plug in Power Cord
4: Release buttons after the printers starts up
5: Hold CARTRIDGE and RESUME
6: Press POWER
7: Release all buttons after the beeps
8: Press CARTRIDGE 16 times
9: Press RESUME
10: Unplug the Power cord


Canon BJ-30 BJC-35v BJC-70
F14 Error Reset
1: Unplug adapter
2: Hold POWER
3: Plug in ADAPTER
4: Release POWER after printer starts
5: Hold FF and MENU and press POWER
6: Release after beeps
7: Press <> Cartridge until 1A is displayed
8: Press ONLINE
9: Press POWER to shutoff printer
10: Unplug printer then re-plug printer


Canon BJ F900, F890, F700, F500, S900, S820, S750 and S520
Turn off the printer.
Press and hold the RESUME button, then press and hold the POWER button.
Release the RESUME button, then press and release the RESUME button two more times in succession. (youre still holding the POWER button during this). The printer mechanics will move momentarily.
You are now in Service mode.
Pressing the RESUME key will select a function; for example, pressing RESUME 4 times will select the clear waste ink counter function. The lamp will alternate color with each key press.
1. service/factory test printout, including ink sensor check
2. EEPROM info printout
3. EEPROM initialization
4. Clear the waste-ink counter
5. Printer model setting. (more selections beyond this- leave this alone)
After selecting mode, press the POWER button to commit the change, and return to the top of the function selection menu. Pressing the POWER button again turns off the printer for a resta

Read more...

HP LaserJet family printer error codes.

Error 02 Warming up
  • Turn printer off.
  • Unplug I/O cable from rear of printer.
  • Power up printer and see if it goes to ready.
  • If printer goes to ready, the problem could be a driver issue, a bad I/O port in the computer or a bad I/O cable.
  • If the printer still stays in 02 warm up, replace the formatter board.


Error 11 Paper Out
• Check paper tray for paper. Make sure it is seated properly.
• Check the tray size actuating tabs on the paper tray for damage. Check to see if the actuators they contact aren't bent. The micro-switches they actuate could be defective or misaligned. Manually depress the actuators and listen for a click.
• Check that the paper sensor arm isn't stuck or broken.
• Paper Control Sensor PCA is defective.

Error 12 Printer Open no EP cartridge
• Check that the toner cartridge is installed.
• Check that the top cover is firmly closed.
• On HP II/IID/III/IIID printers this error is usually caused by a bad DC power supply.
• On HP IIP/IIP+/IIIP printers the primary cause is the density density adjusting. There is a slight possibility of it being a bad fan. There is also a slight possibility of the tab on the fuser access door above the MP tray breaking off and causing the error. If the fan starts to run, quits and you notice a burning odor, the scanner motor has failed and needs to be replaced. The problem can also be caused by a defective drum shutter on the toner cartridge.
• On the 4/4M/4+/4M+ the tab on the top cover that actuates the door interlock could be broken.

Error 13 Paper Jam
• Paper jams can occur in 3 places: Entry, registration and exit.
• If the paper isn't picking up out of the paper tray, visually inspect the pickup roller. If it looks shiny, replace it. You should also replace the separation pad as they work together. On the 4L/4P/5P/6P the pickup roller has a plastic shaft that breaks. You'll have to replace the whole pickup assembly. This requires major disassembly of the printer. Check our printer repair kits for your model printer. If you don't see it listed, email us.
• If you have an HP 4/4+/5 with an optional 500 sheet feeder that's jamming, check the balance knob adjustment. Center it with a full ream of paper for proper operation.
• If the paper is jamming at registration or anywhere between pickup and exit it could be a number of things. Check the paper path for torn bits of paper or label residue. On the II/III series, remove the metal registration guide plate (2 screws) and check underneath it. If the pickup rollers are moderately worn, the paper will stop just short of the registration roller. On the 4L/4P/5P/6P remove the screw holding the oblique roller assembly (Inside front of printer) and pull out and inspect the assembly and the area under it. On the HP 4/4+/5 pivot up the metal plate and check underneath it. Check the roller assembly on the left side for torn scraps of paper (a flashlight or torch is necessary).
• Make sure paper cassettes are firmly seated, corner tabs aren't bent. Some trays have lifting springs that could pop out if tray has been dropped.
• On HP IIP/IIP+/IIIP printers if the paper scrunches up at the toner cartridge you'll need our Inside Accordion Jam Repair Kit.
• Check your software settings in the program you are attempting to print from. Do you have the correct paper size specified? If you have a different paper size than what is in the tray, you'll get a paper jam.
• Exit jams are frequently caused by exit sensors. These sensors are typically mounted on the fuser assembly or adjacent to it. They are plastic arms that block and unblock an optical sensor. The arms can get stuck or knocked out of place when clearing paper jams. The optical sensors can also get dirt blocking the photo cell. Clean the sensor and check for free movement and proper installation of the sensor arms.
• On HP II/III series exit jams are mostly caused by worn gears. The best way to troubleshoot this is to defeat the door interlock. Press down on the arm on the top right of the fuser. Initiate a test page. While holding down the arm, press one of the metal cartridge detect switches just below the door interlock. Watch the movement of the gears. You will get a 51 error because the door is open. Recycle power to get rid of error. There is an arm gear on the lower right of the fuser that can shed teeth. There is also a 14 tooth gear below the large gear on top of the fuser. You can also manually rotate the large gear and check for binding or crunching. If that happens, then replace the 14 tooth gear. On the door, there are some delivery coupler gears that mate with the fuser and drive the exit roller. Check the gears for excessive wear. Replace if necessary. If the paper gets almost all the way out and jams, replace the exit roller or the exit roller assembly. If the error occurs after fuser replacement, check and see if the connector on the left of the fuser is properly mated with the one in the printer.
• On HP IIP/IIP+/IIIP printers if the paper has accordion folds on the bottom and jams on exit, order our Top Output Accordion Jam Repair Kit.
• On HP 4/4+/5 printers the most common cause of exit jams is the exit assembly. Order our 4/4+/5 Exit Jam Repair Kit. Exit jams in the fuser can be caused by a broken fuser drive gear or a broken gear on the fuser. Remove the fuser and check the gear inside the printer for broken teeth. Manually turn the gears on the fuser and check for smooth operation. Check the paper exit sensor arm for proper mounting and free movement.
• Check to make sure the rear door is closed on the printer. Open doors can cause 13 paper jam indications.
• On the 5L/6L check the registration sensor arm below the pickup roller. Also check the exit sensor arm (bottom center of the fuser). These arms frequently get stuck or dislodged clearing paper jams. On these printers, if you are experiencing frequent paper jams, order our 5L/6L Multi-Sheet/No Feed Repair Kit
Error 14 No EP cartridge
• Check that a toner cartridge is installed and fully seated.
• On HP II/III and IISi/4Si models check that at least one sensitivity tab is installed on the right side of the toner cartridge. If you see 2 holes and no square plastic tabs sticking in at least one of them, the printer will not see the cartridge. If one tab is installed and the printer still doesn't recognize the cartridge, try popping out the tab and putting it in the other position.
• On HP 4/4+/5 printers the high voltage contacts can be dirty or misaligned. If contacts are ok, replace the high voltage power supply.
Error 16 Toner low
• Toner cartridge is low on toner. Try gently rocking the cartridge to redistribute the toner. This will buy you 50-100 pages. Get a new cartridge as soon as possible.
• Dirty or misaligned contacts on the high voltage power supply.
• On the HP II/III printers it can be a loose connector on DC controller see tweaking for instructions on how to repair it.
• On the HP 4/4+/5 printers there is a potentiometer adjustment on the left side of the printer. You have to remove the left panel and you'll see it. It's located at about the exact center of the printer.

Error 18 MIO Not Ready
• The printer is not connected to a Lan.
• The MIO (Jet Direct) card is defective or not seated correctly. Reseat or replace it. If you have another printer with the same card, try swapping them. Always turn printer power off when removing or inserting cards.

Error 20 Memory Overflow
• Print job has exceeded the memory capacity of the printer. Simplify the print job, reduce the dpi setting or install additional memory. See our specials page for memory.
Error 21 Print Overrun
• See error 20

Error 22 I/O Configuration
• Printer or computer I/O configuration is incorrect
• I/O cable is wrong or damaged
• The computer is switched off
• I/O port on printer is damaged. Replace the formatter.

Error 23 I/O Not Ready
• I/O card can't accept data or isn't connected to the network. Check card seating (with power off) and replace if necessary.

Error 24 Job Memory Full
• Too much data or too complex data for printer memory. See error 20.

Error 25 XXX Memory Full
• Too much data or too complex data for printer memory. See error 20.

Error 30 PS Error 16
• I/O time out. Printer got tired of waiting for user interaction like a manual feed. Check the I/O connections. Check display panel for media request.

Error 30 PS Error 22/25
• Postscript error. Replace the Postscript SIMM module

Error 30 PS Error (all others)
• A PCL file was sent to the printer while it was in Postscript mode.
Error 30.1.1 Disk Failure
• 5si/8000 optional hard drive has crashed. Press select to continue.

Error 40 Data Transfer Error
• Printer and computer may be set to different baud rates.
• The computer is turned off.
• The MIO card is defective or improperly seated.
• Press continue or go on the printer to clear message.

Error 41 (temporary print engine error)
• Temporary error has occurred. Press Go or Continue. Power cycle the printer.
• On IIP/IIP+/IIIP with lower cassette option order our 41 Service Error Repair Kit

Error 41.1 41.2 41.3
• Defective connections. Reseat J205,206,207 and laser scanner connectors.
• Paper multifeed or wrong size paper being used.
• Paper size selection doesn't match the paper being used.
• Cassette is overfull or improperly adjusted.

Error 41.4 or 41.5
• Formatter PCA or DC controller is defective.

Error 50 (fuser malfunction)
• HP II/III series most likely cause is the ac power module is defective. Order the HP II/III Service 50 Error Repair Kit. If the quartz fuser lamp is burned out, order the replacement fuser on specials page. Slight possibility of loose connector on DC controller. See tweaking page DC controller could also be defective, but this is very rare.
• HP IIP/IIP+/IIIP most likely cause is burned out quartz lamp. Order the HP IIP/IIIP 50 Service Error Repair Kit. Could also be a failure of the power supply.
• HP 4/4+/5 most likely cause is burned out quartz lamp. Order the HP 4 Service 50 Error Repair Kit. Could also be a failure of the power supply.
• HP 4L/4P/5L/5P/6L/6P most likely cause is a bad ceramic heating element.
• All other printers most likely cause is burned out quartz lamp. In rare instances the ac power supply has failed. Even rarer, the DC controller is defective.

Error 51 (beam detect error)
• HP II/III series see tweaking page. Check the tab on the bottom of the toner cartridge facing you as you open the printer. If it's broken off it won't open the laser shutter. Check fiber optic cable for kinks or other damage.
• HP IIP/IIP+/IIIP could be either the laser pca or the scanner motor. Listen for erratic sounding scanner motor. There is a tab on the front of the toner cartridge that could also cause the problem. If its damaged or worn, it won't open the laser shutter. Check fiber optic cable for kinks or other damage.
• All other printers, replace laser scanner assembly.
Error 52 (scanner motor malfunction)
• HP II/III series see tweaking page.
• HP IIP/IIP+/IIIP order the 52 Service Error Repair Kit.
• All other printers, replace laser scanner assembly.
52.11.03 Service 4MPlus
• Cek bagian memory external

Error 53 (accessory memory error)
• All printers replace bad memory board or defective SIMM. See specials page.

Error 54
• Defective duplexer.

Error 55 (internal communication problem)
• On the HP 2 series you have to replace both the dc controller and formatter boards. On all other printers it can be several things: DC controller, formatter, main motor

Error 56
• On the IID/IIID the output selector knob on the rear assembly is not in the duplex position. On the IIISi/4Si a command was sent to print envelopes while the printer was in duplex mode.

Error 57
• 6L/5L Memory card incompatibility - 1,2,4,8 MB, 5 volt, 70 nanosecond or faster
• 6P/5P/5 Improper main motor function, check gear train for binding. Check DC controller connections - replace main motor
• 4L/4 Main motor problem, check gear train for binding. Replace main motor
• IIIP/IIP+/IIP Error 57-1 Incompatible memory can be either in the top or bottom slot. Also check motor cable connections. Replace main motor. Can also be a defective DC controller.
• 5Si/4+/4Si/IIISi (X=2, 3 or 4) Fan motor is defective, check fan number X or duplexer fan and replace as necessary
• 5 Main motor failure - replace main motor
• 4+ 57.1 Gears are seized, main motor is bad or DC controller is bad
• 4Si/IIISi 57.1 Gears seized, defective top cover switch, faulty AC interlock switch, J010 loose or faulty, bad main motor PCA

Error 58
• 4/4L/4P/4V/5/5P Check the fan cable - reseat the cable or replace the fan
• 4V/4MV Defective DC controller board - replace dc controller
• 4Si/IIISi 58.1/58.2 Paper cassette is impoperly inserted
• 5Si 58.X Tray/Lifter Malfunction if X=1: Tray 2 lifter, X=2: Tray 3 lifter, X=3: Tray 1 lifter, X=4: Tray 4 lifter Press SELECT to continue

Error 59 Add Memory
• 4Si/IIISi Not enough memory for PostScript option. Verify SIMM's are seated properly, replace any defective SIMMS
• 5Si 59.X Main motor malfunciton X=1: Main motor startup failure, X=2: Main motor rotation failure Error 62.X
62.0 Service, 62.1-4 Service, 62.5 Service, 62.6 Service All Printers
• 1. Improperly seated SIMMs or font cartridge - remove, check and clean the contacts, re-install and try again.
• 2. Defective Internal Memory - Replace the Formatter PCA.

Error 67 Defective formatter PCA
• 2/2D/2P/2P+/3/3D/3P/4/4+/4P - Defective formatter board, try reseating the connectors and any accessories you may have plugged in to it, turn power off first!
• On the 4Si it could be a temporary error which can be corrected by cycling the power
• 4V/4MV - Most common cause is a defective paper guide plate assembly.
• 5Si The field replaceable units (FRU's) not installed correctly. Check and reinstall.
Error 79
• Software/drivers, Memory PCA's, Font-Macro-Personality Cartridges, option I/O Cards. Defective toner cartridge in the Laserjet 4 Plus only. Remove any accessories (font cartridges, memory PCA's, SIMMs, etc.) plugged into the formatter card and try again. If the problem persists and is application specific, verify proper setup with application vendor.
• Defective Formatter PCA - Replace with known operational board and try again.

Error 80
• Improper MIO connection - look at pins on formatter MIO connection
• Defective MIO Card - Replace card
• Defective Formatter Card - Replace card
4MPlus
• 1.Reset Bagian memory.
• 2.Copot Jetdyrect –kemudian hidupkan lalu pasang lagi.

Error 89
• The PostScript ROM's have bent or broken pins inspect the pins and reseat if necessary
• Check to see that the ROM SIMM's are in the proper location and oriented properly
• This can also be a temporay error, try power cycling the printer
• The PostScript ROM's/SIMM are defective

Read more...

Panataran di Lereng Kelud

Candi Panatran (ada yang menyebut sandi Penataran) terletak di desa Penataran, Kecamatan Ngegok, Kabupaten Blitar, kurang lebih 12 kilometer arah utara dari kota Blitar. Persisnya, di lereng barat daya Gunung Kelud, berada pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Sebuah literasi menyebut, pemilihan lokasi pembangunan Candi Panataran, bisa jadi sangat terkait dengan ancaman yang muncul dari

Gunung Kelud. Eksistensi Panataran,digunakan sebagai penolak bahaya yang datang dari ledakan gunung. Catatan ini diperkuat dengan data lain yang mengatakan, Hayam Wuruk, Raja Majapahit, konon juga sering melakukan pemujaan khusus untuk menhormati Girindra, Raja Gunung.

Dilihat dari bentuk dan susunan fisiknya, Candi Panataran lebih pas disebut sebagai gugusan candi atau kompleks percandian. Karena di area nin, kita bisa menemui sejumlah candi. Nama candi Panataran sendiri lahir dari kebiasaan, karena candi ini ada di desa Penataran. Tapi saat melihat prasasti yang ada di sisi selatan, kita akan disuguhi data yang menyebut, pada suatu saat peresmian pembangunan sebuah perdikan untuk kepentingan Sira Paduka Barata Patah. Saat para peneliti melihat catatanyang ditulis dalam huruf Jawa Kuno itu, mereka berpendapat, ysng dimsksut Palah tidask lain adalah Penataran. Jika benar Candi Palah adalah Panataran, maka sesuai data tahun yang menandai prasasti, Panataran sudah berdiri pada tahun 1119 Saka atau 1197 Masehi. Prasasti nin dikeluarkan oleh Raja Srengga dari Kerajaan Kediri.

Uniknya, di arca kembar penjaga pintu atau yang biasa disebut Dwaraphala, terdapat ukiran atau pahatan angka dalam huruf Jawa Kuno. Terdapat angka 1242 Saka atau 1320 Masehi. Pahatan di patung penjaga kompleks percandian yang oleh masyarakat setempat Mbah Bodho ini, melahirkan spekulasi baru. Bahwa di tahun 1320 Masehi, bangunan suci Pala baru diresmikan menjadi kuil negara pada jaman Prabu Jayanegara, Raja Majapahit yang memerintah pada tahun 1309 – 1328 Masehi.

Spekulasi lain diluncurkan Bernet Kempers (1959), arkeolog asal Belanda. Ia meyakini, usia pembangunan komplks Percandian Panataran memakan waktu sekurang - kurangnya 250 tahun yaitu dihitung berdasar data tahun pembangunan di masa Kerajaan Kediri, 1197 Masehi, hingga 1454, masa kerajaan Majapahit. Mungkin ini yang jadi alasan, mengapa bangunan dengan gaya Majapahit lebih terasa dominan di Panataran.

Kompleks candi ditemukan Sir Thomas Stamfort Raffles (1781 – 1826), Letnan Gubernur Jendral Kolonel Inggris yang berkuasa di Nusantara, pada tahun 1815.aat itu, ia bersama Dr.Horsfield, pakar ilmu alam, sedang menjelajahi di lereng Kelud. Hasil temuanya ini kemudian dibukukan dalam History of Java.

Catatan yang menyebutkan, bersamaan dengan masuknya Agama Islam dan runtuhnya Kerajaan Majapahit, banyak bangunan yang suci Hindu dan Budha ditinggal begitu saja. Akibatnya, banyak bangunan yang tidak dirawat dan tenggelam begitu saja. Ironisnya, ketika terjadi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir lahar gunung .

Read more...

Sejarah Megah Hotel Mojopahit.

Tiba di Surabaya, cobalah untuk berbelok ke hotel majapahit. Tepat di tengah kota,tepatnya di bilangan Jl, Tunjungan, Surabaya. Jangan buru-buru mampir di receptianist, tapi cobalah duduk santai di kursi lobby. Mendengar musik mengalun pelan, atau menikmati tata ruang hotel yang luar biasa menawan. Melihat lorong,
pilar, jendela, atau lantainya. Jika sudah puas, biarkan imajinasi masuk dalam ruang dan waktu masa lalu. Ketika lucas martin sarkies, pendiri hotel ini, berjalan penuh percaya diri untuk kali pertama di hotel oranje puluhan tahun silam.
Seperti ditulis di banyak litersi, Hotel Majapahit dulunya memang bernama Hotel oranje. Berdiri pada tahun 1910, Hotel ini langsung menawarkan gaya kolonial, dan gaya art deco di lobbynya. Tak jelas siapa arsitek yang menggagas gaya ini. Yang pasti, saat renovasi pertama pada oktober 1933, arsitek yang terlibat adalah architectenbur job sprey, dilanjutkan renovasi ke dua (1991) yang melibatkan mana Joshi.
Bagi keluarga Sarkies, eksistensi Hotel Oranje makin melengkapi kiprah bisnis perhotelah di asia. Setelah Rafles Hotel di Singapura, The Strand Hotel di Myanmar, The Eastern and Oriental Hotel di Malaysia, dan Hotel Niagara di Lawang, Jawa Timur.
Sayang, ketika Perang Dunia II berkecamuk di belahan dunia, hotal ini dikangkangi tentara jepang. Bias ditebak fungsinya langsung berubah pula. Dari Hotel Oranje disulap jadi barak militer sekaligus kamp tawanan perang, khususnya untuk perempuan dan anak-anak. Yang mengherankan, jepang tetap menggunakan label hotel sebagai nama bangunan, dari Hotel oanje menjadi Hotel Yamato.
Ketika pemerintahan jepang ambruk, 29 September 1945 pagi, Yamato mulai berpindah tuan. Bersamaan dengan datangnya tentara Belanda,bendera di puncak Yamato pun berganti, dari Hinomaru jadi merah putih biru.
Kegembiraan masyarakat Surabaya setelah ditinggal Jepang langsung terusik. Apalagi pada tanggal 31 Agustus 1945, pemerintah Soekarno- Hatta sempat membuat maklumat yang menerapkan mulai 1 September 1945, bendera merah putih akan dikibarkan terus menerus di seluruh Indonesia.
Di Surabaya, maklumat ini disambut dengan pengibaran bendera di seluruh sudut kota. Mulai dari teras atas Gedung Kantor Karesidenan ( kantor Syucokan, gedung Gubernuran sekarang, Jl.Pahlawan) yang terletak di muka gedung Kempei Tai (Tugu Pahlawan), di atas gedung Internatio, disusul barisan pemuda dari segala penjuru Surabaya yang membawa bendera merah putih datng ke Tambaksari (Lapangan Gelora 10 Nopember) untuk menghadiri rapat raksasa yang diselenggarakan oleh Barisan Pemuda Surabaya.
Di Yamato, suasana bergerak makin panas. Dan seperti yang tertuang dalam banyak catatan sejarah, terjadilah drama perobekan bendera Belanda menjadi merah putih. Mulai dari diplosi a lot Residen Sudirman dan Ploegman, perwakilan sekutu, sehingga aksi massa yang memadati Jalan Tunjungan. Sorak sorai berkumandang. Darah terhempas. Merah putihpun berkibar.
Ganti mana.
Hotel Majapahit memang terbilang kerap ganti nama bahkan julukan. Dimulai pada 1910, nama yang digunakan adalah Oranje Hotel. Nama oranje, diambil dari nama keluarga Ratu Belanda saat itu. Pada 1942, nama yang digunakan Yamato Hoteru atau Hotel Yamato. Tak lama, 19 September 1945,

Read more...

Banner dan Link Anda

ryNtept Dunia Blogger

my chickethttp://edysuryo.co.ccImage Hosting by PictureTrail.com

.::Putra Sasak::.http://edysuryo.co.cc

http://edysuryo.co.cchttp://edysuryo.co.cc
tukeran-link-biru-hatigratisan

Kolom blog edo celengan ku...

PhotobucketPhotobucket

informasiologi


==========================================

Read more...

Mempersingkat nama domain untuk BLOG

Untuk mempersingkat nama domain dari Blog kita seperti http//bloganda.blogspot.com atau http//bloganda.wordpress.com sebenarnya sangatlah mudah, namun saya akan bagikan cara mempersingkat nama domain untuk blog.
Ada beberapa layanan di internet yang bisa mempersingkat nama domain blog kita. Disini akan saya sebutkan dua saja. Karena selain gratis, cara daftarnya juga gampang dan tidak ada yang namanya iklan. Berikut ini adalah layananya:

1. co.cc dimana nama blog kita akanmenjadi http//namablogkita.co.cc.
2. co.nr dimana nama blog kita akanmenjadi http//namablogkita.co.nr.
Saya akan menjelaskan yang co.cc
Buka website http://co.cc maka tampilanya akan seperti ini:
Ketik nama blog/web kamu pada kotak yang disediakan tentunya sesuai dengan keinginan anda, setelah itu klik Check, jika domain yang anda minta ternyata sudah dipakai orang lain maka anda diminta mengganti nama domain yang lain, selanjutnya klik register now dan ketik alamat Email lalu Sign up

Kemudian akan muncul tampilan seperti ini (semua wajib di isi)

Setelah terisi semua klik Sign up dan jangan lupa memberi checklist pada kotak kecil yang disediakan yang menyatakan bahwa anda menyetujui persyaratan tersebut

Lalu akan muncul tampilan sebagai berikut, klik Set up domain.

Selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut:

Klik pada menu My domain, lalu pilih Edit dan pilih Option 2, untuk setting domain kita, setelah selesai mengedit klik setup domain.

Keterangan diatas:

Target URL : isi alamat blog/web anda yang akan dipersingkat domainnya.

Title : ini sesuai judul blog anda.

Language : memilih bahasa.

Frame : URL Hiding ( nama asli blog anda akan terlihat di addressbar)

Path Forwading (menampilkan nama asli blog anda di addressbar)

Bila terjadi kesalahan saat mengedit atau ada yang tidak sesuai anda bisa mengaturnya kembali dengan mengklik Edit, seperti pada tampilan di bawah ini :

Setelah melakukan langkah – langkah diatas web/blog anda akan diperiksa dulu oleh tim dari co.cc. masa tunggunya paling lama 24 jam tetapi jika selama 24 jam domain belum bisa digunakan berarti registrasi yang anda lakukan gagal/ tidak disetujui, tetapi jika sudah di setujui maka anda dapat langsung memakai nama domain anda yang baru. Dan tentunya domain yang lama tetap masih bisa diakses. Yang terpenting web/blog anda tidak mengandung unsur pornografi, spam dan sesuatu yang ilegal.

Selamat mencoba !!!!!!!!!!

Read more...
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

  © Blogger templates Inspiration by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP